NADIKABAR.COM — New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jakarta Utara, bersama pihak terkait melalukan investigasi untuk mengetahui kronologi serta penyebab kebakaran sejumlah kontainer barang berbahaya (dangerous goods) di salah satu area terminal Jalan Kalibaru, Cilincing, Senin (21/9).
“Kami bersama pihak terkait masih melakukan pemeriksaan dan investigasi untuk mengetahui kronologi penyebab kebakaran,” kata Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, informasi mengenai penyebab insiden tersebut akan disampaikan berdasarkan hasil investigasi dan fakta yang telah terverifikasi.
NPCT1 sebagai bagian dari Pelindo Group berkomitmen untuk terus mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional dalam setiap kegiatan terminal.
“Evaluasi atas kejadian ini juga akan dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem keselamatan dan pengendalian risiko secara berkelanjutan,” ujar Christine.
Terkait operasional di kawasan terminal tersebut saat ini sudah mulai berlangsung secara bertahap.
Pemulihan dilakukan dengan tetap memperhatikan hasil pemeriksaan kondisi lapangan dan memastikan aspek keselamatan serta keamanan terpenuhi sebelum area operasional kembali digunakan.
“Seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mempertimbangkan kondisi di lapangan karena keselamatan dan keamanan personel tetap menjadi prioritas dalam setiap tahapan pemulihan,” tutur Christine.
NPCT1 menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan maupun gangguan layanan yang dialami pengguna jasa dan pihak lain yang terdampak akibat kejadian tersebut.
“Kami juga apresiasi kepada petugas, pemangku kepentingan, serta pihak berwenang yang telah mendukung dan berkoordinasi dalam proses penanganan insiden,” ungkap Christine.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP AA Ngurah Made Pandu Prabawa mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik Polri dalam proses penyelidikan kasus kebakaran tersebut.
Pihaknya juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan status quo sekitar lokasi agar api tidak menyebar ke tempat lain, serta memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Pandu menyebutkan lokasi kebakaran itu berada di Kade 820, Block DG, terminal NPCT1. Api termonitor muncul dari dalam muatan salah satu kontainer sejak pukul 15.20 WIB dan dapat dipadamkan pada pukul 16.45 WIB.
“Proses pemadaman api melibatkan 14 unit mobil damkar dari Pelindo, NPCT1, dan Pemkot Jakut," tutur Pandu.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan peristiwa kebakaran itu mengakibatkan sebanyak 51 isotank dan unit kontainer DG hangus terbakar.
"Detail lebih lanjut masih dalam proses penyelidikan," ungkap Pandu.
Seperti diketahui, satu kontainer di New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jalan Terminal Kalibaru Raya, Kavling B, Nomor 1, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilicing, Jakarta Utara, terbakar pada Senin (21/9).
Objek yang terbakar itu diduga berasal dari muatan salah satu kontainer berisi minyak mentah yang mudah terbakar di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.