Sertifikasi ini dinilai sangat vital untuk memberikan jaminan kualitas dan profesionalisme pengelola acara di mata dunia.

Menurut David Hind, keahlian dan pengalaman bertahun-tahun yang dimiliki para praktisi lokal perlu dilengkapi dengan pengakuan standar internasional.

β€œBanyak praktisi event yang memiliki pengalaman, mungkin 2 tahun, 5 tahun, atau 10 tahun pengalaman. Namun, apakah mereka tahu cara mengelola event sesuai standar internasional? Hal tersebut sangat penting jika Anda ingin menarik event internasional berskala besar ke Lombok,” tuturnya.

Keberadaan akreditasi internasional ini diharapkan tidak hanya mendukung ajang yang sudah ada seperti MotoGP, tetapi juga membuka peluang besar bagi hadirnya berbagai festival seni, konser musik, dan kegiatan budaya berskala global di Lombok. Kualifikasi teruji dari tim pengelola lokal akan menjadi magnet utama bagi para investor dan klien internasional.

David menambahkan bahwa kesiapan para profesional yang tersertifikasi akan meningkatkan kepercayaan penyelenggara acara dunia untuk memilih NTB.

β€œKlien internasional akan sangat tertarik untuk mengetahui apa sertifikasi dari para profesional event yang akan menyelenggarakan event mereka. Jadi, itulah yang ingin kami bagikan untuk membantu membangun pemahaman tentang standar internasional, lalu menyediakan akreditasi dari Inggris bagi para profesional event tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda NTB, Abul Chair menyambut positif inisiatif kemitraan yang ditawarkan oleh APIEM UK.

Ditekankannya, Pemprov NTB memandang kerja sama ini sebagai sarana penting untuk mendidik dan melatih SDM lokal agar mampu mempromosikan serta memasarkan potensi NTB secara tepat di panggung internasional.