"Banyak sekali langganan bilang ke adik saya, menanyakan kenapa warung tutup terus, padahal gak pernah tutup. Pernah juga ada tiga mobil datang sudah mau parkir dan sudah diarahkan tukang parkir, tapi tiba-tiba putar balik. Padahal itu terjadi beberapa kali," terang Nunung.
Nunung menambahkan terdapat pola aneh antara penemuan benda mistis tersebut dengan ramai atau sepinya pengunjung. Ketika tanah kuburan dan bungkusan tersebut ditemukan lalu dibuang, warung sempat kembali dipadati pembeli sebelum akhirnya kembali diteror sepekan kemudian.
"Lucunya itu kalau habis dibuang, warung ramai lagi, banyak orang makan lumayan. Kemarin sudah dibuang, bertahan seminggu, lalu ada kiriman lagi. Kan mencari barang buangan itu susah, kadang sampai dicari ke sudut-sudut oleh para pegawai kalau pas lagi sepi," pungkasnya.