Tujuan tersebut dapat berupa kebutuhan jangka pendek, seperti perjalanan atau kebutuhan keluarga, maupun tujuan jangka panjang seperti pendidikan anak dan persiapan masa depan.
Lauda mengatakan setelah tujuan ditetapkan, masyarakat dapat mulai mengalokasikan pendapatan ke dalam pos atau anggaran tertentu secara rutin. Besarnya alokasi tidak harus selalu besar, karena yang lebih penting adalah membangun kebiasaan mengelola dan menyisihkan pendapatan secara konsisten.
Pendekatan tersebut juga dapat membantu seseorang menentukan instrumen keuangan yang sesuai dengan tujuan, jangka waktu, serta kemampuan masing-masing.
βYang penting bagaimana caranya kita bisa mengalokasikan income kita ke pocket tertentu, budget tertentu. Walaupun jumlahnya sedikit, tidak apa-apa,β ujarnya.