NADIKABAR.COM β Chief Economist & Head OCBC Group Research, Selena Ling, menyatakan bahwa pihaknya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2 persen pada tahun 2026.
βSebagian besar dukungan (pertumbuhan ekonomi pada tahun ini) berasal dari sisi permintaan domestik,β ucapnya dalam OCBC Outlook - ASEAN Opportunity: Business Growth & Wealth Expansion di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, ketahanan ekonomi Indonesia yang ditopang kuatnya permintaan domestik memberikan landasan bagi prospek jangka menengah yang positif dengan proyeksi di kisaran 5 persen.
Investasi dan konsumsi rumah tangga disebut menjadi pilar utama perekonomian, yang tercermin antara lain dari pertumbuhan investasi sebesar 6,9 persen year on year (yoy) pada kuartal II-2026.
Momentum itu diperkuat alokasi belanja infrastruktur, investasi sektor swasta, hingga dukungan fiskal, serta kondisi pasar tenaga kerja yang stabil dengan tingkat pengangguran berada di level 4,65 persen pada Mei 2026.