Pengungsian tersebut semakin membebani layanan kesehatan dan kemanusiaan di negara yang telah menghadapi kemerosotan luas sistem layanan kesehatan serta kekurangan pangan, air bersih, dan layanan sanitasi.

Pada akhir bulan lalu, Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) memperingatkan bahwa kasus kekurangan gizi akut pada anak-anak meningkat seiring intensifikasi pertempuran.

Pengungsian dan terganggunya akses terhadap layanan kesehatan turut meningkatkan risiko yang dihadapi anak-anak dan keluarga terdampak.