Selain uang tunai, pelaku juga membawa identitas pribadi dan kartu ATM milik korban. Merespons laporan warga, pihak kepolisian segera melakukan penyisiran di lokasi-lokasi yang biasa disinggahi pelaku. Pelaku akhirnya ditemukan di kawasan terminal dalam kondisi sedang mengonsumsi minuman oplosan.

"Alhamdulillah, anggota Reskrim bersama perangkat desa berhasil mengamankan pelaku di terminal. Dia lagi minum di sana," tutur Bambang.

Sebelum diamankan, pelaku diketahui sempat membelanjakan sebagian uang hasil curian untuk membeli pakaian baru. Bambang menyoroti fakta unik bahwa meski secara mental terganggu, pelaku sangat memahami nilai nominal uang.

"Kalau ngobrol nggak nyambung, ya seperti ODGJ umumnya, bau, berapa minggu nggak pernah mandi. Tapi ngerti duit, ODGJ-nya ngerti duit," tutur Bambang.