Direktur Bidang Pendidikan dan Keterampilan OECD, Andreas Schleicher turut menyampaikan kekhawatiran terhadap penurunan kemampuan membaca, khususnya yang terkait dengan penurunan keterampilan-keterampilan paling penting pada era kecerdasan buatan (AI). Keterampilan-keterampilan penting tersebut di antaranya mengevaluasi informasi, membuat keputusan, menghubungkan berbagai sumber, serta berpikir kritis pada apa yang dibaca.
Ia menyebut berdasarkan tren tahun 2018-2025, proporsi siswa yang terburu-buru dalam membaca teks dan memberi jawaban singkat tetapi salah, hampir berlipat ganda.
"Di dunia yang semakin dibanjiri informasi, murid saat ini cenderung kurang mampu berpikir mendalam dan memisahkan informasi penting dari informasi yang tidak relevan," ungkapnya, dikutip dari Puslapdik Kemendikdasmen.