Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah mengatakan, hunian vertikal ini berperan krusial dalam mendukung kesiapan fasilitas tempat tinggal serta menunjang aktivitas aparatur negara di ibu kota baru.

Rusun yang akan dikelola anak perusahaan PT Nindya Estate Management tersebut berdiri di atas lahan seluas 68.390 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 82.666 meter persegi.

Fasilitas yang diperuntukkan bagi pejabat eselon III ini merangkum total 288 unit dengan luas 190 meter persegi per unit.

Direktur Pengembangan Bisnis & SDM PT Nindya Karya (Persero) Eduard Batubara mengungkapkan bahwa pelaksanaan konstruksi proyek strategis ini dijadwalkan berlangsung selama 15 bulan.