NADIKABAR.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati bahwa generasi muda, yaitu milenial dan generasi Z, semakin memiliki minat yang besar dalam melakukan aktivitas investasi di pasar modal Indonesia.
Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Efek (DPLE) OJK, Edi Broto Suwarno di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, memaparkan jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 31,14 juta Single Investor Identification (SID) berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Agustus 2026.
Dari sisi demografi, ia mengungkapkan sekitar 55,25 persen investor pasar modal Indonesia berusia 30 tahun ke bawah, yang apabila digabungkan dengan investor berusia 31-40 tahun, maka porsinya lebih dari 80,64 persen dari total jumlah investor di pasar modal Indonesia.
"Hal ini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia saat ini semakin dekat dengan generasi muda kita,” ujar Edi.