Berdasarkan data yang disampaikan Sujanto, indeks literasi pasar modal Indonesia masih sebesar 11,78 persen, sedangkan indeks inklusinya tercatat 3,34 persen.

Ia menyebut jumlah investor pasar modal Indonesia saat ini telah mencapai sekitar 30,87 juta orang, meningkat 60 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sujanto pun meminta media massa ikut berperan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang, agar masyarakat memahami peluang serta risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

“Kami berharap rekan-rekan wartawan bukan hanya sekadar sebagai peliput berita, melainkan juga menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang,” ucap dia.