NADIKABAR.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) September 2026 menilai sektor jasa keuangan Indonesia stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan pengetatan kebijakan moneter global.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam konferensi pers RDKB secara daring di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi global pada 2026 diperkirakan akan lebih rendah dari tahun 2025.

Meski lebih rendah dari tahun lalu, perkiraan tersebut lebih baik dari proyeksi pertumbuhan sebelumnya, didukung oleh peningkatan investasi dan perdagangan terkait dengan pengembangan artificial intelligent (AI).

Namun demikian, keberlanjutan momentum pertumbuhan masih menghadapi tantangan dari kenaikan inflasi global akibat eskalasi konflik geopolitik yang kembali menaikkan harga minyak, serta very strong El Nino yang berpotensi mendorong kenaikan harga pangan dan komoditas pertanian.