NADIKABAR.COM β€” Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kinerja sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) hingga akhir 2026 tetap tumbuh positif meskipun lebih moderat seiring dengan meningkatnya tekanan perekonomian global yang berdampak pada pasar keuangan.

Proyeksi tersebut lebih moderat dibandingkan target yang ditetapkan OJK pada awal tahun. Selain faktor global, kondisi tersebut dipengaruhi adanya reklasifikasi pada asuransi dan penjaminan pada 2026.

β€œPertumbuhan program asuransi diproyeksikan sebesar 2–4 persen, dan untuk dana pensiun antara 4–6 persen. Sementara aset industri penjaminan diproyeksikan tumbuh lebih tinggi sebesar 28β€”30 persen,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam konferensi pers RDKB secara daring di Jakarta, Senin.

Ogi menambahkan bahwa ke depan, OJK akan terus melakukan pemantauan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja masing-masing industri, termasuk dampak volatilitas perekonomian dan pasar keuangan terhadap aset investasi.

β€œHasil pemantauan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah kebijakan dan koordinasi yang diperlukan untuk menjaga resiliensi serta mendorong pertumbuhan sektor PPDP yang sehat dan berkelanjutan,” kata dia.

Secara umum, Ogi menyampaikan kinerja sektor PPDP hingga Agustus 2026 tetap stabil dan terjaga.