Bonny menegaskan inklusi keuangan tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka dan target, tetapi juga pada kemampuan masyarakat mengambil keputusan keuangan secara bijak.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan nasional tercatat sebesar 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.
Sementara itu, indeks literasi keuangan di Sulawesi Tengah tercatat sebesar 60,07 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 88,65 persen pada 2026.
Bonny menyebutkan berbagai kegiatan telah dilaksanakan selama BIK 2026, di antaranya edukasi keuangan bagi pelajar dan mahasiswa, gelar wicara (talk show), kompetisi cerdas cermat keuangan, BIK Idol, serta UMKM Summit.
Menurut dia, UMKM Summit menjadi salah satu upaya untuk mempermudah akses pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap industri jasa keuangan, termasuk dalam memperoleh tambahan modal dan memenuhi kebutuhan pembiayaan usaha.