NADIKABAR.COM — Ada sejenis matematika yang mungkin jarang muncul di papan tulis sekolah, tetapi sangat dikenal oleh pengemudi ojek daring (ojol).

Matematika itu berlangsung setiap kali sebuah pesanan selesai; berapa ongkos yang dibayar pelanggan, berapa bagian yang masuk ke aplikasi, dan berapa selisihnya yang bisa dibawa pulang.

Bagi pelanggan, selisih itu mungkin hanya angka kecil di layar. Tapi bagi pengemudi, selisih itu bisa berarti tambahan lauk untuk makan siang, uang saku anak, atau bensin untuk bekerja esok pagi.

Dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi memang kerap tak hadir sebagai teori besar, tapi justru sebagai pertanyaan sederhana: uang yang kita peroleh hari ini cukup untuk apa?