"Kalau seandainya ada pembatasan atau apa pun itu, ya kalau memang merasa semuanya baik-baik saja, gak ada yang harus dicemaskan. Kita menginfokan sesuatu yang kita rasa gak baik supaya ditangani. Gak ada tendensi apa pun," ujar Oki Rengga.

Oki juga memastikan tidak ada tuntutan lain di luar penyelamatan warga terdampak bencana lingkungan tersebut. Apabila penanganan berjalan optimal, polemik di ruang publik diyakini akan mereda dengan sendirinya.

"Buatku supaya orang tahu, terus ditanganin. Kalau ditanganin, selesai," pungkasnya.