Dia mengungkapkan, oknum wartawan tersebut melancarkan aksinya sambil mengancam korban. Kata dia, pelaku juga memperlihatkan senjata airsoft gun.

"Betul. Jadi di saat dia melakukan pengancaman, saksi melihat, menunjukkan, ya, bahwa si terduga pelaku itu menunjukkan airsoft gun tersebut," ungkapnya.

Hendri menyebutkan oknum wartawan tersebut kerap melakukan pemalakan dan menunjukkan kartu pengenal pers. Kata dia, tujuannya adalah menakut-nakuti warga yang diduga menjual miras.

"Sasarannya dia ke tempat miras dan apotek. Meskipun kami perintah daripada pimpinan selalu melakukan razia miras ya, dengan setiap hari kami melakukan di titik-titik wilayah kami, alhamdulillah sampai saat ini aman terkendali," kata Hendri.