Meski demikian, kata dia, kesigapan serta koordinasi antarinstansi di lapangan tetap menjadi perhatian utama pengawasan.

“Kami memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk lebih intensif lagi di lapangan. Nanti kami akan pantau sejauh mana respons masyarakat, apakah ada laporan mengenai kesiapan pemerintah pusat maupun daerah dalam bergandengan tangan untuk bertindak lebih sigap,” ujarnya.

Pada Senin (12/10), Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pimpinan lembaga untuk mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, yang salah satu agendanya mengevaluasi penanggulangan karhutla di Kalimantan dan Sumatera.