"Sebagaimana imbauan kewaspadaan dari BMKG, saat ini di sejumlah daerah, termasuk di kawasan Bromo ini sedang terjadi angin kencang yang kecepatannya mencapai 19 knot. Dengan kecepatan ini, operasi water bombing tidak bisa kita lakukan," ujarnya.

Berdasar rilis BMKG, selama 3 hari ini masyarakat Jatim memang diimbau untuk mewaspadai angin kencang yang kecepatan maksimalnya bisa mencapai 48 Km/jam. Padahal normalnya, kecepatan angin tim redaksi 10-20 Km/jam.

"Yang perlu juga diwaspadai dari angin kencang ini adalah bara api yang belum benar-benar padam, bisa menyala lagi akibat hembusan angin yang kencang," tandasnya.