Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
OMC Belum Bisa Dilakukan untuk Bromo, Pemadaman Darat Dioptimalkan
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto menyebut pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo dioptimalkan melalui jalur darat. Operasi modi
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Senin, 14 September 2026 pukul 20:10 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Sebagaimana imbauan kewaspadaan dari BMKG, saat ini di sejumlah daerah, termasuk di kawasan Bromo ini sedang terjadi angin kencang yang kecepatannya mencapai 19 knot. Dengan kecepatan ini, operasi water bombing tidak bisa kita lakukan," ujarnya.
Berdasar rilis BMKG, selama 3 hari ini masyarakat Jatim memang diimbau untuk mewaspadai angin kencang yang kecepatan maksimalnya bisa mencapai 48 Km/jam. Padahal normalnya, kecepatan angin tim redaksi 10-20 Km/jam.
"Yang perlu juga diwaspadai dari angin kencang ini adalah bara api yang belum benar-benar padam, bisa menyala lagi akibat hembusan angin yang kencang," tandasnya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.