"Sekarang ini bermacam-macam, ada teknik operasi terbuka di mana dokter bedah melakukan sayatan yang agak lebar. Ada juga teknik operasi dengan sayatan kecil atau istilahnya penggunaan laparoskopi," ujarnya.
Ia juga menambahkan, "Tentu kalau sayatannya lebih kecil, penyembuhannya juga akan lebih cepat secara teori. Kalau usus buntunya sederhana dan menggunakan laparoskopi, waktu pemulihannya bisa lebih cepat. Mungkin 2 sampai 3 hari dari sejak operasi sudah cukup dan anak bisa langsung pulang karena lukanya kecil.".
Namun, dr Himawan juga memberikan catatan, laparoskopi membutuhkan keahlian khusus dari dokter bedah untuk menemukan lokasi usus buntu tanpa melihatnya secara langsung pada operasi terbuka.
Jika anak menjalani operasi terbuka, waktu pemulihan di rumah sakit biasanya memakan waktu sedikit lebih lama, yakni sekitar 5 hari.
Kondisi usus buntu saat anak dioperasi menjadi faktor penentu paling krusial. Jika operasi dilakukan sebelum usus buntu pecah, penyembuhan akan berjalan cepat.
Namun, ceritanya akan berbeda jika usus buntu anak sudah dalam tahap komplikasi.