"Mayoritas jelas dari publik Yahudi memilih Likud sebagai partai terbesar dan memilih saya, sebagai perdana menteri, untuk memimpin pemerintahan berikutnya," ujarnya dalam sebuah pernyataan di saluran Telegram Partai Likud.

"Kami berupaya membentuk pemerintahan yang luas bersama mitra-mitra kami, serta partai mana pun yang bersedia bergabung dan tidak mendukung terorisme," ucapnya.

Netanyahu menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan daftar partai yang beranggotakan mayoritas warga Arab, dengan menuduh partai-partai tersebut mendukung terorisme dan menyangkal keberadaan negara Yahudi.

Para pemimpin partai Arab Israel secara bulat mengutuk serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, meskipun mereka tidak melabeli gerakan Islamis Palestina tersebut sebagai kelompok teroris.