Varian 12 GB/512 GB dijual 5.999 yuan (Rp16 juta), sementara versi 16 GB/512 GB dibanderol 6.499 yuan (Rp17,3 juta). Adapun varian 16 GB/1 TB dijual 7.499 yuan (Rp20 juta).
Sementara itu, Find X10 E hadir sebagai model yang lebih terjangkau. Ponsel ini menggunakan layar AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 1256 x 2760 piksel, refresh rate 120 Hz, touch sampling rate 240 Hz, dan kecerahan puncak 1.800 nit.
Find X10 E ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500s berbasis proses 3 nm. Untuk kamera, ponsel tersebut memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor 1/1,4 inci, bukaan f/1.6, dan OIS.
Kamera utamanya ditemani kamera ultrawide 50 MP dengan bidang pandang 120 derajat serta kamera telefoto 50 MP yang menawarkan zoom optik 3x dan OIS dua sumbu. Kamera depan memiliki resolusi 32 MP dengan bukaan f/2.4.
Find X10 E membawa baterai 7.025 mAh dengan pengisian cepat 80 W melalui kabel dan pengisian nirkabel 50 W. Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi IP66, IP68, dan IP69 serta menjalankan ColorOS 17 berbasis Android 17.
Find X10 E tersedia dalam warna Ice Blue dan Light Titanium. Harganya mulai dari 4.999 yuan (Rp13,3 juta) untuk konfigurasi 12 GB/256 GB dan 5.499 yuan (Rp14,6 juta) untuk varian 16 GB/512 GB.
Untuk varian tertinggi, Oppo menghadirkan Find X10 Pro Max yang mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9600 Pro.
Find X10 Pro Max menjadi ponsel pertama Oppo yang memiliki tiga kamera belakang beresolusi 200 MP.
Kamera utama 24 mm menggunakan sensor 1/1,3 inci dengan bukaan f/1.5 dan OIS dua sumbu. Kamera ultrawide 13 mm juga beresolusi 200 MP dengan sensor 1/1,56 inci, bukaan f/2.2, autofocus, dan bidang pandang 124 derajat.