NADIKABAR.COM — Orang tua memang berperan untuk mengawasi dan membimbing anaknya, tetapi yang berbahaya adalah kalau melakukannya secara berlebihan, bahkan sampai membatasi kebebasan anak.
Orang tua tentunya telah mengalami manis dan pahitnya kehidupan lebih banyak dibandingkan anaknya. Mereka terlalu takut anaknya merasakan hal-hal pahit yang pernah mereka rasakan sebelumnya.
Bahayanya adalah ketika orang tua menggunakan cara yang kurang tepat dalam memberikan arahan. Niat untuk melindungi justru bisa berbalik menjadi perilaku yang terlalu mengontrol.
Hal ini bisa terjadi ketika orang tua berlebihan dalam mengawasi anak dan berusaha mengatur seluruh aspek kehidupan anak. Tanpa disadari, orang tua yang terlalu mengontrol bisa membuat anak merasa terabaikan.
Mengutip dari Psychology Today, orang tua yang mengontrol anak secara psikologis seperti berusaha mengendalikan pikiran anak bisa membuat anak rentan mengalami depresi, kecemasan, rendah diri, dan kesepian. Anak juga berisiko tinggi menunjukkan perilaku kenakalan atau antisosial.
Bahkan, dampaknya bisa terasa hingga anak beranjak dewasa. Ada penelitian yang menemukan bahwa orang dewasa yang dari kecil dikontrol oleh orang tuanya bisa mempunyai kesehatan mental yang lebih buruk.
Ciri-ciri orang tua yang suka mengontrol anak
Ada beberapa tanda orang tua yang berlebihan dalam mengatur kehidupan anaknya.
Pertama, selalu ikut campur urusan anak. Anak yang kian dewasa membutuhkan banyak privasi dan ruang untuk dirinya sendiri tapi terkadang orang tua tetap ingin dilibatkan pada seluruh aktivitas anak, bahkan urusan pribadi.
Orang tua yang suka mengontrol anaknya biasanya mempunyai standar yang terlalu tinggi di luar kemampuan anak. Mereka akan menghukum anaknya ketika tidak mampu memenuhi standar tersebut.
Selain itu, orang tua juga cenderung sulit mengubah pandangan mereka terhadap anaknya walaupun anaknya sudah berusaha menunjukkan perubahan. Mereka juga tidak peduli pendapat anaknya dan merasa pemikiran mereka yang paling benar.
Beberapa orang tua yang suka mengontrol juga mempunyai pemikiran bahwa anak harus bertanggung jawab memenuhi keinginan mereka. Anak mungkin dituntut untuk mencari uang atau dipaksa bekerja. Apabila tidak memenuhi keinginannya, anak akan dicap sebagai anak yang tidak berbakti.