NADIKABAR.COM — Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) mengeluarkan peringatan bahaya penerbangan di dekat Gunung Mayon akibat terjadinya erupsi.
Erupsi dengan kekuatan sedang terjadi di Gunung Mayon di Filipina pada Jumat hingga mengeluarkan kolom abu hingga setinggi 3.000 meter di atas puncaknya.
"Otoritas penerbangan sipil harus mengimbau para pilot untuk menghindari penerbangan di dekat puncak gunung karena abu dari erupsi yang terjadi secara tiba-tiba dapat membahayakan pesawat," demikian menurut pernyataan PHIVOLCS.
Para ahli seismologi terus memantau aktivitas Gunung Mayon.
PHIVOLCS menyebutkan tingkat status Gunung Mayon telah dinaikkan ke level tiga seiring meningkatnya potensi aliran lava dan awan panas.
Mayon dikenal dengan bentuk kerucutnya yang nyaris sempurna dan menjadi salah satu tujuan wisata utama Filipina. Namun, gunung itu juga paling aktif dan salah satu yang paling berbahaya di kepulauan tersebut.
Penerjemah: Asri Mayang Sari