NADIKABAR.COM — Kanada menetapkan jalur pipa minyak baru di Pantai Barat, yang dikenal sebagai "Pacific Link", sebagai proyek kepentingan nasional untuk mengurangi ketergantungan pada pasar Amerika Serikat.

Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri (PM) Alberta Danielle Smith di Fort McMurray, PM Kanada Mark Carney menyebutkan saat ini 90 persen minyak Alberta dikirim ke AS.

"Pacific Link akan secara signifikan mengurangi ketergantungan tersebut dengan memungkinkan ekspor tambahan 1 juta barel per hari ke pasar-pasar yang sedang berkembang di Asia. Artinya, lebih banyak pelanggan, lebih banyak pilihan, harga yang lebih tinggi bagi semua produsen energi Kanada; dan hal ini berarti jaminan permintaan jangka panjang yang lebih besar," kata Carney.

Dia menambahkan masyarakat adat telah dilibatkan dalam proyek jalur pipa tersebut sejak awal.

"Kanada dan Alberta telah menyepakati bahwa pihak pengusul proyek akan menawarkan kepemilikan minimal 10 persen atas jalur pipa tersebut kepada masyarakat adat, yang didanai melalui program jaminan pinjaman khusus masyarakat adat dari masing-masing pemerintah," katanya.

Pemerintah Kanada dan Alberta juga akan memastikan terciptanya peluang kontrak kerja dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat adat.

Dalam sebuah keterangan dari Kantor PM Kanada, Pacific Link dapat menciptakan 140.000 lapangan kerja di seluruh negeri serta menghasilkan lebih dari 20 miliar dolar terhadap PDB per tahun dan 100 miliar dolar dalam bentuk pendapatan pemerintah hingga tahun 2060.

Pendapatan tersebut akan membantu pembangunan infrastruktur dan perumahan, serta mendukung program-program sosial, termasuk layanan kesehatan, perawatan gigi, dan layanan pengasuhan anak.

Jalur pipa tersebut merupakan bagian dari misi lebih luas Pemerintah Kanada untuk transformasi perekonomian dan melipatgandakan ekspor non-AS dalam satu dekade mendatang, tambah pernyataan itu, seraya menyebut Pacific Link sebagai "proyek transformatif".

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia