NADIKABAR.COM — (NadiKabar) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat memperoleh alokasi pembangunan lima titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI pada 2026 dengan total anggaran diperkirakan mencapai Rp15 miliar.
"Saat ini sedang mempersiapkan lahan untuk pembangunan lima KNMP tersebut," kata Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Padang Pariaman Alfian di Parik Malintang, Selasa.
Ia mengatakan pengerjaan fisik pembangunan KNMP sepenuhnya ditangani pemerintah pusat melalui KKP.
Kementerian tersebut menunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan rekanan pelaksana untuk menjalankan proyek strategis nasional itu.
Menurut dia, pemerintah daerah dalam program itu berperan sebagai penerima manfaat sedangkan pelaksanaan pembangunan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
"Progres pengerjaan ditargetkan berlangsung hingga akhir tahun dan diharapkan dapat memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat nelayan," ujar dia.
Ia menyebutkan alokasi anggaran untuk pembangunan lima titik KNMP pada 2026 diperkirakan mencapai Rp15 miliar.
Alokasi tersebut, katanya, berbeda dengan pembangunan KNMP Katapiang yang dilaksanakan pada 2025 dengan nilai anggaran sekitar Rp18 miliar.
Hal tersebut karena kawasan Katapiang ditetapkan sebagai KNMP Utama sementara lima titik pembangunan baru dirancang menjadi kawasan penyangga untuk mendukung operasional kawasan utama tersebut.
Dia menyebutkan lima lokasi pembangunan KNMP di Padang Pariaman pada 2026 yaitu di Nagari Seulayat Ulakan dan Nagari Mangopoh Palak Gadang di Kecamatan Ulakan Tapakis, Nagari Pilubang dan Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir di Kecamatan Sungai Limau, serta Nagari Gasan Gadang di Kecamatan Batang Gasan.
Pemkab akan mengusulkan penambahan fasilitas dan sarana prasarana kepada pemerintah pusat apabila setelah pembangunan kelima KNMP tersebut selesai masih terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelengkapan fasilitas KNMP sehingga keberadaan kawasan utama dan kawasan penyangga dapat menunjang aktivitas masyarakat nelayan di Padang Pariaman.