Nabil juga menyebut kerja sama tersebut sebagai kado menjelang Hari Santri sekaligus kesempatan untuk memperkuat peran kader Pagar Nusa dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
Sementara itu, Presiden DPN Indonesia Faizal Hafied menyampaikan dukungan terhadap pendidikan profesi hukum bagi kader Pagar Nusa yang memiliki kedekatan dengan masyarakat serta tradisi pengabdian dalam menjaga kiai, agama, dan bangsa.
Selain beasiswa PKPA yang ditargetkan bagi 2.000 kader, peserta terpilih dan berprestasi berkesempatan memperoleh dukungan lanjutan untuk mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) hingga tahap pengambilan sumpah advokat dan penerbitan Berita Acara Sumpah (BAS).
Dukungan lanjutan tersebut hanya diperuntukkan bagi peserta terpilih dan berprestasi sehingga tidak otomatis diberikan kepada seluruh penerima beasiswa PKPA.