Kemudian pada pertandingan final, Zurittaqi hadir sebagai tamu undangan. Ia mengaku diminta panitia untuk mengambil kupon undian hadiah setelah pertandingan selesai.

"Kedua saya datang pas final. Di pertandingan tersebut saya sebagai tamu undangan dipersilakan duduk di atas bangku. Setelah selesai pertandingan saya diminta panitia untuk mengambil undian yang sudah saya lakukan secara langsung," ujarnya.

Terpisah, Aldi (25), warga Batang yang menjadi pemenang undian hadiah motor PCX, turut memberikan klarifikasi mengenai kabar yang beredar di media sosial.

Aldi memastikan dirinya mendapatkan hadiah tersebut secara murni tanpa adanya rekayasa.

"Saya ingin mengklarifikasi kabar yang beredar di sosial media perihal undian doorprize di turnamen sepak bola Capgawen Cup Kedungwuni 2026. Itu bukan setingan. Saya murni mendapatkan hadiah motor PCX tanpa ada rekayasa sedikitpun," kata Aldi.

Ia menjelaskan dirinya merupakan pemilik kupon undian, yang kemudian terambil dalam proses pengundian oleh panitia pelaksana.

"Saya sebagai pemenang undian adalah pemilik tiket yang diambil oleh panitia pelaksana. Berita yang beredar di media sosial itu adalah hoaks," ujarnya.

Aldi juga membantah tudingan bahwa dirinya memiliki hubungan keluarga dengan Lurah Kedungwuni Timur.