Stasiun AISITS mencatat sinyal terakhir KM Virgo Transport 8 pada pukul 22.33 WIB dengan kecepatan 12,9 knots di Karang Jamuang, Selat Madura. Setelah itu data pergerakan kapal tidak lagi tercatat ke sistem.

Dhimas menyebut hilangnya data ini dapat terjadi karena posisi kapal sudah keluar dari jangkauan stasiun pelaporan AISITS.

"Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa perangkat AIS transponder di kapal berhenti mengirimkan data," ujar Dosen Departemen Sistem Perkapalan ITS tersebut.

Dimas yang juga Kepala Laboratorium Keandalan dan Keselamatan ITS itu menjelaskan data historis pergerakan kapal sangat krusial dalam mengidentifikasi insiden di laut.

Informasi ini bisa dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kapal yang melanggar jalur atau berhenti di area terlarang seperti kawasan pipa bawah laut dan offshore platform.