“Bila mengikuti formula, harga BBM nonsubsidi naik 5–11 persen. Pertamax kemungkinan besar ditahan lagi, tetapi harga aslinya kini sekitar Rp18.350 per liter,” ujar Yayan.

Adapun rincian perkiraan harga BBM nonsubsidi pada Oktober 2026, yakni Pertamax Green 95 diperkirakan naik dari Rp19.150 per liter menjadi Rp21.200 per liter; kemudian Pertamax Turbo diperkirakan naik dari Rp19.600 per liter menjadi Rp21.450 per liter.

Lebih lanjut, untuk BBM jenis solar, Dexlite diperkirakan naik dari Rp23.700 per liter menjadi Rp25 ribu per liter, serta Pertamina Dex diperkirakan naik dari Rp25.200 per liter menjadi Rp26.600 per liter.

“Yang sebaiknya dilakukan, untuk jangka pendek adalah umumkan harga beserta alasannya secara terbuka. Kenaikan kecil yang dapat diperkirakan lebih mudah diterima daripada kejutan,” ucap Yayan.