Ekstrom menyebut kejadian serupa pernah terjadi di kawasan Himalaya. Namun, ia menilai peristiwa kali itu tergolong sebagai peristiwa geofisika yang sangat besar.

Menurutnya, material batu yang meluncur dari lereng menghasilkan energi dan panas. Kondisi itu kemudian dapat mempercepat pencairan gletser dan menyebabkan air dalam jumlah besar mengalir ke bagian bawah gunung.

Es, bebatuan, dan air kemudian menerjang lembah. Ekstrom memperkirakan tinggi banjir mencapai 130-160 kaki atau sekitar 40-49 meter. Air juga diperkirakan bergerak dengan kecepatan hingga 44 mil per jam atau sekitar 71 km per jam.