NADIKABAR.COM β€” Pakar energi dari Universitas Indonesia (UI) Ali Ahmudi Achyak mengusulkan agar Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) turut mendanai bioetanol sehingga memiliki harga jual yang kompetitif.

β€œBadan ini kan sudah pengalaman, ya (mendanai biodiesel). Jadi BPDP aja dikembangkan, yang tadinya sawit semua, sekarang ya dicobalah perkebunan lain juga,” ujar Ali ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin.

Dalam pengembangan biodiesel yang berbahan baku kelapa sawit, terdapat keterlibatan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam memberi pendanaan.

Adapun dana yang dikelola oleh BPDP bersumber dari Pungutan Ekspor (PE) produk kelapa sawit dan turunannya.

Dana BPDP itu selanjutnya digunakan untuk menutup selisih antara harga indeks pasar biodiesel dengan harga indeks pasar bahan bakar minyak jenis solar.