NADIKABAR.COM — Pakistan telah merampungkan proses ratifikasi Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Sajjad Haider Khan, dalam sebuah konferensi pers pada Jumat (23/10).

Menurut transkrip pernyataannya, perjanjian pertahanan itu mencerminkan komitmen bersama antara Pakistan, Turkiye, dan Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan kolektif serta kerja sama demi keamanan dan stabilitas kawasan.

"Hal-hal yang berkaitan dengan perjanjian tersebut, termasuk ratifikasi dan operasionalitasnya, masih terus dibahas oleh ketiga pihak, antara lain melalui Komite Strategis Politik dan Pertahanan yang pertemuan terakhirnya telah diselenggarakan pada 5 Oktober," kata Khan.

Dia menambahkan bahwa setiap negara mengikuti prosedur konstitusional dan hukumnya masing-masing untuk menyetujui serta meratifikasi perjanjian internasional.