Ketiga negara juga "mengecam keras upaya penargetan" terhadap kota suci Mekah dan Madinah, serta serangan yang terus berlanjut terhadap kota-kota lain di Saudi dan fasilitas sipil maupun ekonomi.
"Penolakan tegas terhadap segala bentuk serangan atau ancaman" terhadap keamanan atau integritas wilayah Arab Saudi.
Komite tersebut juga menunjuk Nauman Mahmood dari Pakistan, seorang purnawirawan letnan jenderal, sebagai Sekretaris Jenderal pertama aliansi tersebut, dengan masa jabatan selama tiga tahun.
Ketiga negara menyambut baik penunjukan Mahmood, mengharapkan kesuksesannya dalam menjalankan tugas, serta menyatakan keyakinan akan kontribusinya dalam memajukan aliansi dan mencapai tujuannya.
Pernyataan Pakta Pertahanan Mekah itu menyebutkan bahwa Pakistan dan Turkiye "mengapresiasi kewaspadaan dan kesiapan Angkatan Bersenjata Arab Saudi", serta profesionalisme dan kompetensi tingkat tinggi mereka dalam menangkal ancaman dan serangan serta menjaga keamanan dan integritas di wilayah kerajaan.