Tak hanya di Gaza, kata Mahmoud, kondisi memprihatinkan juga masih terjadi di Tepi Barat seperti pembunuhan, perusakan kamp pengungsian, serta penutupan akses ibadah di Masjid Al-Aqsa.
Oleh karena itu, penyaluran bantuan kemanusiaan seperti pasokan makanan, air bersih, pengobatan, pendidikan, hingga fasilitas hunian darurat harus terus diupayakan bersama.
Maka dari itu, Mahmoud berharap kolaborasi dengan Baznas dapat memastikan seluruh proses penyaluran bantuan masyarakat Indonesia tidak berkurang, cepat, dan tepat sasaran.
Ia juga memastikan akan mengawasi penyaluran bantuan tersebut agar dapat sampai kepada masyarakat Palestina. Ia berharap dukungan Indonesia dan kerja sama kemanusiaan melalui Baznas dapat terus berlanjut hingga terwujudnya kemerdekaan Palestina.