"Perluasan layanan tersebut juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah dan penurunan muka tanah, meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta memperkuat daya dukung Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan dan terus berkembang," papar Arief.
Lebih lanjut, Arief menempatkan kebutuhan pengembangan infrastruktur air, peningkatan kualitas layanan, dan keberlanjutan sumber daya air sebagai bagian dari agenda pertumbuhan kota.
"Kebutuhan investasi menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan. PAM Jaya terus mendorong revitalisasi jaringan perpipaan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi kehilangan air atau non-revenue water (NRW)."
"Jaringan yang sebagian besar telah berusia lebih dari dua dekade menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan investasi dan dukungan dari mitra strategis," ungkapnya.