NADIKABAR.COM — PAM JAYA mencatat skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,099 dengan predikat "Sangat Baik" pada 2025, meningkat signifikan dibandingkan pada 2024 yang hanya memperoleh skor 85,9.

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan peningkatan skor GCG itu merupakan bagian dari penguatan PAM JAYA sebagai perusahaan yang semakin transparan dan profesional.

"Skor dan predikat Sangat Baik ini menjadi cerminan bahwa PAM JAYA terus membangun perusahaan yang sehat, transparan, akuntabel dan memiliki proses bisnis yang semakin tertata,” kata Arief melalui keterangan resmi, Kamis.

Menurut dia, penguatan tata kelola itu pun membuat kepercayaan terhadap PAM JAYA semakin kuat.

Lebih lanjut, dia menyebutkan penguatan tata kelola juga berjalan beriringan dengan upaya pencapaian target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan pada 2029.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DKI Jakarta Sofyan Antonius menilai penguatan GCG merupakan bagian penting dalam memastikan transformasi PAM JAYA berjalan dengan arah yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Dia menekankan tata kelola yang baik harus terus diperkuat seiring dengan perkembangan perusahaan dan tantangan yang semakin kompleks dalam menjalankan layanan publik.

"Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen, tetapi dari seberapa konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan. Langkah ini semakin penting bagi PAM JAYA, termasuk dalam persiapan menuju transformasi kelembagaan yang lebih besar," pungkas Sofyan.