Pameran tersebut juga membuka peluang pasar internasional, sebab July menyebut terdapat sejumlah pembeli dari luar negeri yang menunjukkan ketertarikan terhadap produk UMKM Jateng.
Salah satunya, "buyer" dari Brasil yang menyatakan minat terhadap produk tikar pandan sebanyak 6.460 lembar dengan potensi nilai kontrak sekitar Rp4,56 miliar.
"Selain itu, terdapat minat dari buyer asal Nigeria, India, dan Amerika Serikat," katanya lagi.
Sekretaris Daerah Jateng Sumarno berharap jalinan kontrak kerja sama tersebut menjadi titik awal bagi UMKM untuk memperluas pasar.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasinya, sehingga side event dari MTQ berupa pameran ini berjalan dengan lancar," katanya pula.