"Ditunggu jam 5 sore belum ada, jam 6 sore belum ada, sampai jam 7 malam juga belum kunjung pulang. Bahkan sampai detik ini belum ada kejelasannya sama sekali," ucap Eeng.

Eeng menegaskan, sebelum menghilang, putrinya tidak memiliki persoalan serius di lingkungan keluarga maupun pergaulan sekolah.

Namun yang janggal, seluruh kontak telepon seluler hingga akun media sosial milik Riana seketika nonaktif dan kontak keluarga diblokir. Keluarga pun mendapati sejumlah pakaian ganti milik korban di dalam lemari turut raib dibawa pergi di dalam tas ranselnya.

"Punya ponsel, cuma langsung diblokir semua. Akun media sosial segala macam juga ditutup. Ditelepon ke nomor biasa pun tidak pernah aktif. Pakaian di rumah juga ada yang dibawa, seperti celana cokelat dan kerudung," tuturnya.

Terakhir kali terlihat, Riana keluar rumah dengan berjalan kaki mengenakan pakaian baju putih, kerudung hitam, celana hitam, sandal selop putih, serta menggendong tas ransel berwarna krem.