"Kami di ruang ganti penuh motivasi untuk menang medali emas, demi tidak ikut wajib militer," jelasnya dilansir dari Al Jazeera.
"Kami pun bisa menang dan dapat medali ini," katanya sambil mengangkat medalinya dengan penuh senyuman.
"Medali dan kemenangan dalam kejuaraan itu tidaklah penting. Saya bermain dengan satu hal saja di benak saya: imbalan pengecualian wajib militer," timpal winger Yang Min-hyuk.
Hal itu jadi polemik di Korea Selatan. Pemerintahnya tidak senang!
"Komentar beberapa pemain setelah pertandingan itu sungguh keterlaluan," tulis politisi Ahn Cheol-soo dari Partai People Power.