"Tadi pakai motor dari wilayah Jiput menuju pulang ke rumah terasa perih ke mata, diakibatkan debu yang mulai bertebaran," katanya.

Bahrul menyebut fenomena ini sebelumnya belum pernah terjadi. Ia mengatakan situasi di lapangan warga tidak begitu panik.

"Sementara tidak panik, hanya mulai merasakan debu di teras-teras rumah," katanya.