Menurut Akad, kenaikan biaya produksi menjadi faktor utama yang menekan keuntungan petani. Sejak April 2026 lalu, harga pupuk dan pestisida mengalami kenaikan. Ditambah lagi saat ini muncul Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa ulat grayak yang sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas produksi bawang merah.

Untuk menekan biaya produksi, petani disarankan tetap disiplin menerapkan SOP. Penggunaan pestisida bisa ditekan seminimal mungkin dan efisiensi benih bisa dilakukan dengan mengatur jarak tanam yang tidak terlalu rapat.