Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Panen Raya Bawang Merah, Petani Nganjuk Cuma Untung Tipis
Panen raya bawang merah di Nganjuk mulai berlangsung. Harga jual yang turun ke kisaran Rp 15.000-Rp 18.000 per kilogram masih membuat petani mendapat untung, tetapi margin yang dip
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 17:14 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Menurut Akad, kenaikan biaya produksi menjadi faktor utama yang menekan keuntungan petani. Sejak April 2026 lalu, harga pupuk dan pestisida mengalami kenaikan. Ditambah lagi saat ini muncul Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa ulat grayak yang sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas produksi bawang merah.
Untuk menekan biaya produksi, petani disarankan tetap disiplin menerapkan SOP. Penggunaan pestisida bisa ditekan seminimal mungkin dan efisiensi benih bisa dilakukan dengan mengatur jarak tanam yang tidak terlalu rapat.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.