Agus mengatakan terdapat beberapa tahap kesiapsiagaan dalam menghadapi kedua jenis ancaman tersebut, status siaga 1 hingga 3. Untuk status siaga di Jakarta, Agus tak menyebutkan statusnya, namun untuk bencana alam.
"Siaga 3, situasinya dalam keadaan aman. Personel dan alutsista stand by di satuan masing-masing, prajurit melaksanakan kegiatan rutin latihan di dalam satuan, serta sudah diberlakukan aturan bahwa prajurit tidak boleh keluar kesatriaan," tuturnya.
"Siaga 2, situasinya sudah waspada. Personel dan alutsista dengan kekuatan setengah sampai 3/4 kekuatan sudah masuk ke pos masing-masing, dan personel tidak boleh keluar kesatriaan dan siaga 1, situasinya eskalasinya meningkat. Personel dan alutsista sudah disiagakan penuh dan masuk ke pos masing-masing, serta tentunya prajurit tidak boleh keluar kesatriaan," tambahnya,