Warga lainnya, Safari (53), mengatakan dirinya sadar ada kebakaran karena suara dari balik kamar. Dia menyebut asap kemudian muncul dari bagian belakang rumahnya.
"Ibu saya lagi di atas, terus ada bunyi krotek-krotek-krotek, krotek di balik kamar yang sana. Takutnya sih dari korsleting listrik ya, karena nggak ada yang masak. Nggak ada yang memasak-masak. Ibu saya juga lagi jemuran di sini, di depan sini lagi menjemur. Cuman karena api apa, asap tiba-tiba muncul dari kamar belakang, nah terus katanya udah ada api diteriakin," kata Safari.
Kini, warga terdampak mengungsi di salah satu musala. Mereka sudah mendapatkan bantuan makanan hingga perlengkapan tidur.
"Jadi untuk 3 hari ke depan tadi sudah disepakati akan ada bantuan dari PMI, Sudin Sosial, Baznas Bazis, dan BPBD. Untuk sementara itu," kata Redi.