NADIKABAR.COM — Kemunculan buaya berukuran besar kembali menghebohkan warga di perairan Sidoarjo. Kali ini, buaya tersebut terlihat di tepi sungai belakang kawasan pergudangan Central Industri Park (CIP), Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, saat rombongan guru hendak berangkat mengajar dengan menggunakan perahu.

Buaya itu terlihat pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Hewan tersebut sempat berada di tepian sungai dan diduga tengah berjemur sebelum akhirnya kembali masuk ke air setelah mendengar suara dari rombongan yang melintas.

Salah satu guru yang menyaksikan langsung kemunculan buaya tersebut adalah Laily (24). Saat itu, dia bersama rombongan tengah dalam perjalanan menuju SMP Satu Atap di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, untuk mengajar.

Laily mengaku baru pertama kali melihat buaya secara langsung dalam jarak yang cukup dekat. Dia sempat terkejut ketika melihat hewan tersebut berada di tepian sungai.

"Saya baru pertama kali melihat buaya secara langsung dan jaraknya cukup dekat. Sempat kaget, tapi karena bersama rombongan jadi tidak terlalu takut," kata Laily.

Meski sempat merasa khawatir, Laily bersyukur kemunculan buaya tersebut tidak sampai membahayakan rombongan guru. Buaya itu memilih kembali masuk ke sungai sehingga perjalanan rombongan menuju lokasi mengajar tetap berlangsung.

"Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa dengan rombongan," pungkasnya.

Kemunculan buaya itu diketahui Hidayat Syafullah ketika dirinya mengantar rombongan guru menuju Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Saat perahu melintasi sungai, Hidayat bersama para guru melihat seekor buaya berada di tepi sungai.

"Buayanya muncul di pinggir sungai. Awalnya terlihat seperti sedang berjemur," kata Hidayat kepada NadiKabar melalui telepon selulernya, Senin (14/9/2026).

Menurut Hidayat, buaya tersebut kemudian bergerak menyusuri tepian sungai. Sejumlah guru yang berada di dalam perahu bahkan sempat mengira buaya itu sedang berjalan-jalan di pinggir sungai.

Namun, keberadaan rombongan di atas perahu membuat buaya tersebut kembali masuk ke sungai. Hidayat mengatakan suara dari rombongan guru terdengar hingga ke lokasi buaya berada.

"Karena perahu agak ramai dan terdengar suara, buayanya kemudian masuk ke sungai," ujarnya.

Kemunculan buaya pada Senin pagi itu ternyata bukan yang pertama. Hidayat mengatakan buaya berukuran besar tersebut sebelumnya juga pernah terlihat di lokasi yang sama pada Senin (7/9/2026).

Artinya, dalam rentang satu pekan, buaya tersebut setidaknya sudah dua kali terlihat di sekitar jalur yang dilalui Hidayat saat mengantar para guru menuju lokasi sekolah.

Menurut Hidayat, kemunculan buaya biasanya diketahui ketika dirinya mengantar rombongan guru yang hendak mengajar ke wilayah Kepetingan. Pada kemunculan sebelumnya, buaya juga terlihat di kawasan yang sama.

"Minggu sebelumnya juga muncul di tempat yang sama. Biasanya memang terlihat saat saya mengantar guru ke Kepetingan," ungkap Hidayat.

Hidayat menambahkan, kemunculan buaya pada Senin pagi berlangsung cukup singkat. Hewan tersebut segera masuk kembali ke sungai setelah keberadaannya diketahui dan disaksikan sejumlah guru yang berada di dalam perahu.