NADIKABAR.COM — Para pekerja di perusahaan pengembang gim populer "Candy Crush Saga", King, menyatakan rencana mogok kerja pada pekan depan akibat negosiasi yang mandek terkait kontrak kerja.

Hal itu disampaikan secara resmi melalui serikat pekerja Swedia Unionen dan Sveriges Ingenjorer.

Dilaporkan Engadget, Kamis (17/9), para pengembang di perusahaan King telah berupaya menegosiasikan kontrak serikat pekerja selama bertahun-tahun.

Namun karena negosiasi ini mengalami jalan buntu akibat usulan perjanjian kerja kolektif (CBA) mereka ditolak pimpinan studio pada Agustus 2026, kini mereka memutuskan untuk mogok kerja dan merilis pemberitahuannya secara resmi.

"Anggota kami di King berhak atas kondisi kerja yang aman, suara dalam tempat kerja mereka, dan aturan yang jelas yang berlaku untuk semua orang," tulis Unionen di platform LinkedIn. "Itulah mengapa Unionen memberikan pemberitahuan tentang aksi mogok."