NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Parlemen Iran, Ali Nikzad, Senin (28/9), mengatakan bahwa parlemen Iran sedang mempertimbangkan langkah untuk keluar dari Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

"Rancangan undang-undang untuk keluar dari NPT saat ini sedang ditinjau secara mendesak dan akan dibahas pada hari yang sama saat dokumen tersebut diterima secara resmi. Namun, parlemen juga akan mempertimbangkan implikasi internasionalnya," menurut kutipan pernyataan Nikzad oleh kantor berita Fars.

Pada 13 September, Abbas Goudarzi, anggota presidium parlemen, juga menyatakan bahwa keluarnya Iran dari NPT merupakan "langkah yang sangat nyata dan mudah untuk diwujudkan."