Pertumbuhan anime, terutama di luar negeri, diyakini didorong ekspansi pesat layanan streaming global.

Salah satunya adalah Netflix yang membuat animasi Jepang lebih mudah diakses oleh penonton dalam beberapa waktu terakhir baik di dalam maupun luar negeri, di tengah lonjakan popularitas pascapandemi.

Dari seluruh film anime yang tayang tahun lalu, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle menjadi salah satu judul yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri ini pada 2025.

Film yang diadaptasi dari seri manga populer Demon Slayer itu mengumpulkan 40,2 miliar yen dari box office Jepang, dan lebih dari 100 miliar yen dari box office global.

Demon Slayer the Movie: Infinity Castle sukses meraih capaian impresif ketika tayang reguler di bioskop Amerika Serikat.

Film itu mencetak box office US$70 juta atau sekitar Rp1,1 triliun (US$1=Rp16.407) pada pekan perdana penayangan. Angka itu membuatnya pecahkan rekor sebagai film anime dengan debut box office Amerika terbesar sepanjang sejarah.

Infinity Castle melampaui rekor yang semula dipegang Pokemon: The First Movie - Mewtwo Strikes Back (1999) dengan US$31 juta.