NADIKABAR.COM — Pembangunan Pasar Mentigi di Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali, resmi dimulai. Peletakan batu pertama atau groundbreaking mega proyek senilai Rp 99 miliar ini dilakukan langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria, Sabtu (12/9/2026).

"Pembangunan pasar ini dilaksanakan secara bertahap selama dua tahun (multiyears). Saya tugaskan dinas terkait untuk benar-benar mengawal proses pembangunannya, dan yang terpenting harus dikerjakan secara maksimal dengan kualitas yang bagus serta selesai tepat waktu," tegas Satria dalam sambutannya.

Satria menerangkan revitalisasi Pasar Mentigi selama ini menjadi proyek strategis yang dirancang. Selama ini, Pasar Mentigi tidak hanya kumuh, namun juga kerap menyebabkan kemacetan.

Lokasinya yang berada di pintu masuk Pelabuhan Sampalan menjadi salah satu wajah pariwisata Nusa Penida. Itulah mengapa, selain memastikan roda perekonomian masyarakat berjalan, pembangunan pasar megah ini diharapkan dapat menopang perkembangan pariwisata di pulau tersebut.

"Pasar Mentigi ini dirancang sebagai pusat perekonomian baru sekaligus motor penggerak pariwisata di Nusa Penida.

"Bangunan pasar ini nantinya menghadap ke utara dengan menawarkan lanskap pemandangan laut lepas berlatar kemegahan Gunung Agung agar tampil jauh lebih representatif dan modern," papar Satria.

"Selain itu, pasar ini juga akan dibangun dengan konsep perpaduan pasar rakyat dan pasar seni yang modern," imbuh Satria.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Klungkung I Komang Dharma Suyasa menerangkan pekerjaan fisik tahap pertama dijadwalkan rampung pada 26 Desember 2026. Proyek ini digarap oleh PT Pandu Jaya Karya selaku penyedia jasa dan akan dilanjutkan ke tahap kedua pada 2027.

Selama proses konstruksi berlangsung, para pedagang untuk sementara direlokasi ke area Lapangan Umum Desa Sampalan.

"Jadi para pedagang agar senantiasa bersabar dan berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan pasar setelah proyek ini rampung, agar pasar selalu terlihat bersih dan tentunya nyaman dikunjungi," kata Suyasa.