Pelaksanaan pasar murah juga akan menyasar desa-desa lain berdasarkan permintaan masyarakat. Program tersebut ditargetkan terus berlangsung hingga akhir tahun dan berlanjut pada awal tahun mendatang.

Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut. Salah satunya Tarlimah yang mengaku terbantu karena dapat membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih murah.

"Tadi beli beras, bawang, minyak lebih murah. Alhamdulillah, berasnya dapat Rp 55 ribu, telur Rp 21 ribu. Jauh lebih murah, membantu. Semoga lebih murah dan sering digelar," ungkapnya.

Pemkab Lamongan berharap pasar murah yang digelar secara berkelanjutan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Di sisi lain, kegiatan tersebut diharapkan turut menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Lamongan.